11. Sword Art Online: Kirito/Sinon

Senin, Juni 12, 2017

Sampai juga kita di nulis random kesebelas, yang itu artinya tinggal satu postingan lagi sampai akhirnya kita berhasil mengejar ketertinggalan! XD (lihat kalender) Oke, jadi kita ada di kapal Kirito dan Sinon dari Sword Art Online. Kapal yang sangat sulit sekali mencari gambar-gambar kebersamaan mereka, saking besarnya kapal Kirito dan Asuna yang bagaikan kapal pesiar sementara kami-kami ini hanyalah pelepah pisang. :')

Yang bikin aku jatuh cinta adalah karakternya si gadis. Sinon, atau nama aslinya Asada Shino, menurutku karakter yang paling unik di antara semuanya yang ada di Sword Art Online (bias detected). Seenggaknya, dia ini dapat kesempatan untuk memberi tahu pada penonton, bagaimana masa lalunya dia, dan yang paling penting, karena anime ini tentang game: apa latar belakang dia pengin main game.

Jawabannya bisa ditemukan di animenya: karena dia butuh pelarian.

Karena dulu waktu SMP aku pernah maniak game online atau sebutannya MMORPG (HAHAHAHA), walaupun sekarang aku lupa cara mainnya gimana dan satu-satunya yang aku ingat di situ adalah gunung berapi dan lahar yang kayaknya ada di mana-mana, aku jelas tahu alasanku main game itu: untuk pelarian juga. Cerita belakangnya lumayan panjang, tapi karena aku waktu itu aku belum tertarik sama anime, masih untung dari semua pelarian yang ada aku milihnya ke game.

Sebagian besar orang yang suka main game itu alasannya karena pelarian kok, walaupun jelas ada beberapa yang nggak mau termasuk dalam kategori itu. (Tapi sebenarnya, kalau mau blak-blakan, apabila kita nggak mengubah hobi kita menjadi hal positif yang mempunyai nilai materiil, tinggal masalah waktu sampai lama-lama, secara sadar maupun nggak sadar, ada saatnya kita melakukan hobi kita untuk pelarian. 👍)

[ source ]
[ source ]
Makanya aku ngerasa punya empati sama Sinon. :')

Dan kalau mau diambil bahasa kasarnya sih, ini nyaris kayak berkepribadian ganda; kalau untuk kasusnya Sinon. Karena Sinon di dunia nyata, dengan nama Asada Shino, yang rambutnya cokelat pakai kacamata, itu aslinya penakut. Dia kutu buku, nggak punya banyak teman, penyendiri (dan hidup sendiri juga), ditindas disuruh ngerjain PR, atau dipalak uang yang dia punya.

Sampai kemudian dia main game dan bikin avatar dengan nama Sinon, cewek yang rambutnya biru. Di game ini karakternya beda jauh. Dia ambisius dengan rencana-rencana, sangat yakin sama dirinya sendiri, dikagumi sama pemain lain, nggak takut sama apa pun yang ada. Paling jagolah pokoknya, semua pemain-pemain lain di situ kenal sama dia. Kebalikannya sama dia di dunia nyata.

Ini benar-benar menghantui Asada Shino sampai kalau ada saat-saat dia ngerasa nggak kuat lagi, dia ngerasa kalau Sinon tiba-tiba ada di belakangnya dan nyemangatin dia dari belakang. Dia ngerasa kalau Sinon ada di mana-mana, nemenin, dan itu bikin dia jadi ngerasa bisa. Jadi seolah-olah yang mendominasi kebalik, karena Asada Shino lebih ngerasa butuh Sinon, padahal ironisnya yang ada di dunia nyata itu dia.

[ source ]
Terus, muncullah Kirito.

[ source ]
Kirito di dunia nyata, dengan nama aslinya Kirigaya Kazuto, begitu masuk game, karakternya dia jadi rambutnya panjang. Kali pertama Kirito masuk game itu, dia langsung kenalan sama Sinon dan mereka daftar kayak suatu kompetisi satu-lawan-satu yang ada di game itu bareng-bareng. Di situlah muncul konflik yang ribet untuk dijelasin karena ada kaitannya sama anime musim pertama mereka, sampai mereka tahu kalau nyawanya Sinon diincar, dan banyak hal yang terjadi sampai Sinon mulai cerita semuanya ke Kirito.

Lalu terciptalah kapal mereka. Sedihnya, foto mereka nggak banyak ;-; Tapi di situ, Sinon ngerasa kalau satu-satunya orang yang ngerti dia adalah Kirito. Dan sebenarnyaaaa, Sinon itu juga ngerti Kirito. Dia tahu gimana perasaan mencoba lari dari rasa takut, menghindari sesuatu yang sebenarnya bakal selalu mengejar kita terus seberapa hebatnya kita bersembunyi. Sayangnya Kirito sudah dibutakan oleh Asuna untuk menyadari hal itu. :')

what might have been :""") [ source ]
Menurutku sebenarnya mereka bisa bersama-sama hingga akhir. Tapi ... yah, waktu tidak memberikan mereka quality time begitu konflik selesai, dan justru memperbanyak momen-momen Kirito dan Asuna, jadi ... berakhirlah mereka. Yang padahal pernah mencapai titik saling memahami satu sama lain sebelumnya.

You Might Also Like

0 comment(s)