dua mimpi aneh, alay, nggak jelas, nggak usah dibaca. /panjangamatsya

Selasa, Mei 16, 2017

Aku nggak tahu mau nulis apa di sini, pokoknya aku mau nulis aja. Sebenernya aku mau menuangkan apa yang ada di kepalaku tapi isi kepalaku tentang SBMPTN dan soal-soalnya dan segala cerita tentang itu yang GRAO dan HARUS DISINGKIRKAN, daaaan aku nggak mungkin menceritakan itu soalnya sebaiknya itu dilupakan saja. Dan semuanya jadi lebih susah kalau kita mau mengungkapkan apa aja SELAIN apa yang ada di pikiran kita.

Gitu deh.

Dua hari ini aku mimpi aneh bin alay ... walaupun semua mimpiku kebanyakan memang alay; dari ngelihat pembunuhan temen-temen sekelas sampai nyuri isi pensil mekanik di toko alat tulis.

Mimpi yang pertama.

Gara-gara hari itu seharusnya aku nganterin Lisa ke stasiun tapi batal dan berakhir dengan chattingan di LINE buat nemenin Lisa biar nggak kesepian, jadinya kebawa mimpi deh. Sempet kecewa sih karena nggak bisa nganterin tuh anak ke stasiun, dan mungkin gara-gara itu malemnya aku mimpi kalau aku NYUSULIN Lisa ke Malang naik motor.

Itu malem hari. Aku nyusurin jalan terus, dan itu posisinya aku nggak tahu tempatnya Lisa di mana lol. Lalu entah kenapa kealayan terjadi; aku punya feeling kalau rumahnya Lisa sudah tinggal bentar lagi, jadi aku markirin motor di tepi, lalu aku JALAN KAKI.

Ngapain coba pakai jalan kaki segala, selo memang. Tapi ya aku nggak punya kuasa bahkan untuk diriku sendiri, jadi ya gitulah, aku jalan kaki. Ngeng. Jadinya lama. Dan semakin malem. Dan aku sendirian. Lalu aku berhenti di rumah yang ada pagernya (emangnya rumahnya Lisa di Malang kayak gimana sih? XD) lalu keluarlah mbak-mbak yang aku baru pertama kali lihat.

Tapi aku posisinya tahu kalau itu Mbak Caca. Mbak Caca bukain aku pintu, lalu aku ketemu Lisa. Lalu aku masuk rumah itu dan aku diajak makan :') Kirain dikasih hidangan apaaaaa gitu kan, minimal nasi sama air putih atau gimana, tapi, yang bikin aneh, kita bertiga makan keju.

Entah kenapa kejunya banyak banget -_- Dan kenapa makan keju. Tapi saking banyaknya, aku bener-bener makan terus sampai lalu aku bangun -_-

Mimpi yang kedua.

Aku bisa bernapas di bawah kolam renang! XD Nggak, ini nggak jelas banget. Aku nggak tahu kenapa bisa aku mimpi ini malem itu, tapi yang jelas siangnya adalah les terakhirku sama temen-temen BAT (Bimbingan Antarteman). Yang masuk mimpiku cuma Grace sama Mas Difa soalnya mereka berdua yang dateng les waktu itu.

Mereka pakai baju yang sama persis kayak pas les. Dan waktu itu posisinya kita bertiga lagi berdiri, lalu tiba-tiba ada air dari bawah, yang makin naik, naik, naaaaikkkk sampai sebatas leher. Aku mulai panik, aku nutup mata, tapi pas airnya bener-bener melampaui kepala, aku baru sadar kalau aku masih bisa napas.

Aneh banget; tapi mimpi selalu benar.

Aku buka mata, dan sekelilingku bukan tempat parkir perpustakaan UGM, tapi dasar kolam renang. Nggak paham kok bisa begini, tapi memang di hari yang sama, aku sama keluarga besarku ngerayain ulang tahun tante di Banyumili, dan di sana saudara-saudaraku pada berenang. Mungkin gara-gara itu. Tapi ya aneh banget (2).

Yang wajar dari mimpi itu cuma suara kita; kita bertiga masih bisa napas dan buka mata, tapi kita nggak bisa ngomong. Kalau buka mulut dan coba bicara, yang ada malah keluar gelembung (?) kayak adegan di Harry Potter seri keempat. /masihhafalcoba

Trus tiba-tiba di depan kita bertiga ada kotak. Kita otewe nyamperin kotak itu, tapi tiba-tiba ada orang nggak dikenal yang nyerobot pengen buka kotak itu juga. Entah kenapa kotak itu jadi punya peranan penting di mimpi ini (...) bentuknya kayak harta karun gitulah.

Karena kita berempat rebutan (dan kenapa aku, Grace, sama Mas Difa JUGA saling rebutan?) akhirnya si orang itu tiba-tiba ngelempar dua granat (iya, NGELEMPAR, dan kecepatan lemparannya juga biasa aja kayak ngelempar di daratan, padahal waktu itu posisinya kita di dalam air dan pergerakan kita terbatas /?) yang mendarat tepat di tangan Grace sama Mas Difa.

DUER! Meledak; mereka berdua menghilang jadi gelembung-gelembung. /SYA

Alhasil tinggal aku sendirian. Sama orang itu, dia pakai baju hitam-hitam plus kacamata dan sepatu kaki bebek ala penyelam-penyelam.

Si orang itu juga ngelemparin granatnya dan mendarat di tanganku. Tapi secara di mimpi itu akulah tokoh utamanya (??) jadi granatnya nggak langsung meledak. Aku punya waktu buat ngelemparin balik ke orang itu, tapi aku mikir kalau nanti granatnya meledak, bisa jadi kotaknya ikutan hilang dong soanya si orang itu udah mulai masukin kunci ke lubang di kotak harta karun itu.

Tapi entah kenapa aku malah mikir, "Ya udahlah toh itu juga cuma kotak yang nggak tau isinya apa, meledak ya biarin deh," jadi aku ngelempar balik granatnya ke orang itu, dan orang itu noleh, lalu kaget, lalu dia nangkep granatnya dan kabur (????) aku nggak paham apa faedahnya dia kabur SAMBIL bawa granat aktif di tangan, tapi kayaknya dia berusaha menjauhkan granat itu dari kotak. (Tapi ya kenapa nggak dia lempar aja dan malah IKUT menjauh bareng granat itu? Yaudahlah mari kita lanjutkan sadjha.)

DUER! Granatnya meledak dan orang itu juga menghilang jadi gelembung-gelembung. As always, hampir sama kayak mimpiku yang pembunuhan temen-temen sekelas; cuma aku sendiri nih yang selamat. (Maksudnya apa.)

Aku buka deh kotak itu. Dan begitu aku buka tutupnya, tiba-tiba kotaknya itu gerak-gerak, lalu berubah-ubah bentuk, adegannya persis proses transformasi mobil ke robot di Transformers, dan jadilah robot.

Aku nggak paham kenapa robot.
Dan robotnya ada dua.

Tapi lalu aku bangun deh.

You Might Also Like

0 comment(s)