Once Again

Jumat, Desember 09, 2016

title: once again {part 1/10 of prompt's challenge}
prompt: i had too many friends. what i need is an enemy to play with.
cast: japan, canada
 
disclaimer: hetalia axis powers are owned by hidekazu himeruya. the author does not, in any way, profit from the story and that all creative rights to the characters belong to their original creators.

japan, fem!canada

Sinyal yang dikirimkan Japan kepada pusat adalah sinyal tanda keberhasilan telah sukses mematikan gagahnya pangkalan Angkatan Laut Amerika Serikat di pulau Oahu itu. Ada balasan yang ia terima, disambung dengan perintah untuk kembali pulang sesegera mungkin, dan peringatan untuk tetap hati-hati--yang sebenarnya itu tidak perlu karena, toh, tak mungkin Japan langsung lengah setelah memberi sapaan semacam ini pada dunia sebagai bukti eksistensinya.

Japan hendak memutus kontak dan fokus pada penerbangannya ketika ada frekuensi gelombang tertangkap tanpa diundang. Belum sempat bereaksi dan mencari bagaimana cara komunikasinya bisa teretas, ada suara masuk terdengar.

"Sukses, Japan."

Japan mengenali suara itu. Kata 'sukses' yang diberikan barusan bukanlah pujian, dan Japan tidak mengerti apa tujuannya pula, namun ia mencoba membalas dengan tenang. "Canada-san,"--oke, tenang, ingat apa yang diajarkan Jerman padanya--, "bagaimana menurutmu?"

"Kali kesekian[1], aku enggak berperan besar dalam pertarungan. Teman-temanku lebih kuat, jadi, yah, begitulah." Ada jeda (dan Japan masih belum dapat di mana poinnya). "Kautahu, ini usulan aneh, tetapi, maukah kau... bermain lagi?"

Yang benar saja. Japan mengerutkan kening. Dirinyalah yang paling tahu makna bermain daripada siapapun juga di dunia ini sekarang, karena ia sendiri baru saja mempraktikkannya. Ia menelan ludah sebelum membalas. Oke, ia mulai lengah kini. Siapa yang tahu kalau ajakan Canada itu hanyalah jebakan? "Kenapa?"

"Uhm. Aku punya terlalu banyak teman," suara Canada perlahan melirih, "yang kubutuhkan adalah seorang musuh untuk bermain."

Tak ada respons. Japan terdiam. 

Agak lama.

Sampai, "Dimengerti," adalah jawaban yang tersembur dari mulut Japan, tanpa disangka-sangka. Japan saja bisa mendengar reaksi terkesiap dari Canada di ujung sana. Ia menghela napas. "Jangan biarkan ini berakhir dengan mudah, Canada-san. Tunggulah enam jam lagi[2]."

***

[1] Mengarah ke peran Kanada di perang-perang sebelumnya;

1.1 Canada entered the Second World War against Germany in 1939 but the Canadian Army saw little action in the early years of the conflict. For one thing, Canada's military was small and unprepared for war. 
1.2 The Royal Canadian Navy had been involved in the Battle of the Atlantic since 1939, and Canadian airmen had made a small contribution to the Battle of Britain, but the Army was not actively enganged in the war--despite growing pressure among English Canadians for a greater role.


[2] Pertempuran Hong Kong dimulai pada pagi yang sama setelah Jepang menyerang Pearl Harbor

2.1 Six hours after the bombing at Pearl Harbor, the Japanese 38th Division--made up of well-trained, battle-hardened troops--attacked Hong Kong.
2.2 The defenders here included the men of "D" company of the Winnipeg Grenadiers, who on 11 December 1941 became the first Canadian Army troops to engage in combat in the Second World War.


***
author's note

Waktu aku baca prompt pertama ini... aku langsung kepikiran Canada, sih 8") Dan soal yang Pertempuran Hong Kong itu... pasti di internet ada ya alasan sebenarnya Jepang nyerang Hong Kong itu karena apa. Dan bukan karena permintaan Canada-nya sendiri, BUKAN MAH X"D Entah kenapa begitu aku searching alasan kenapa Jepang nyerang Hong Kong, yang ada malah alasan-alasan Jepang ngebom Pearl Harbor orz

You Might Also Like

0 comment(s)