Tugas, Kerjaan, Pikiran, dan Hal Lain.

Rabu, Agustus 19, 2015

Aku nggak mau seenaknya bilang kalau aku sibuk, sih, hanya saja ini bukan saat yang tepat untuk update blog, karena masih banyak tugas yang menumpuk, masih banyak kerjaan yang bahkan aku belum ada niat untuk memulai, atau memikirkan hal-hal yang kalau dipikirkan akan membuat sakit kepala tiba-tiba, atau hal lain.

Kalau soal tugas, seharusnya yang kulakukan adalah membuka browser dan mencari hal-hal mengenai "Struktur dan Fungsi Jaringan Hewan". Tugas Biologi, kelompok empat. Aku di kelas XI IPA 6 sekarang, dan anggota kelompoknya ada aku, Vira, Febri, Raka, dan Uli. Ada pembagian tugas buat masing-masing anggota, sih, tapi... yah. Begitulah.

Lalu soal kerjaan. Alhamdulillah, walaupun deg-degan, tahun ini aku jadi mentoring buat anak kelas sepuluh. Tiap hari Jumat semua anak putri yang muslimah dianjurkan buat ikut mentoring. Aku udah mengalami itu selama kelas sepuluh. Sekarang, seperti biasa sesuai kata pepatah,

"Hidup itu berputar. Yang berganti hanyalah sudut pandang.", 

Aku sekarang jadi mentornya. Mbak Cho selaku mentor-senior, ngebebasin aku mencari asisten mentor sendiri. Asisten mentornya, ya, anak seangkatanku. Aku udah menawarkan ke beberapa temen, sayangnya pada menolak. Harusnya aku disaranin biar cari asisten mentornya anak IPS, biar bisa menyesuaikan jadwal IPA-ku kalau-kalau ada hari di mana tabrakan sama praktikum.

Selanjutnya, soal mikir-hal-yang-kalau-dipikirkan-akan-sakit-kepala. Sebenernya, cuma sakit kepala aja, sih. Untungnya aku masih bisa tetep di luar bersikap tenang... kadang-kadang. Jadi, ada suatu event di SMAku di mana aku jadi koor usaha dana di sana. Yah, sesuai pepatah tadi, karena selama kelas sepuluh aku udah jadi usaha dana dua kali, makanya ini hanya pergantian sudut pandang lagi. Lalu, sebenernya nggak begitu stres, sih. Cuma anggaran dana nya aja yang kejam. Agak. Mungkin.

Yang terakhir, soal hal lain. Tadi, ekstrakurikuler kelas sepuluh sudah mulai. Yang membuka ekstrakurikulernya masih guru pembimbing. Guru pembimbing jurnalistik, Pak Eko. Tapi, Pak Eko ngebolehin aku buat "curi start" dari anggota jurnal angkatanku yang lain, buat nemuin anak-anak jurnalistik kelas 10. Cuma bentar, kok. Dikasih waktu lima menit. 

Jujur aja, aku nggak tau mau ngomong apa :') Baru dateng, belum ngatur napas, eh Pak Eko udah ngenalin aku yang jadi ketua jurnal lalu ditepuktanganin, kan jadi bingung.. dan salting juga._. Anak-anak kelas 10 yang ikut jurnalistik jumlahnya 14 orang, dan sementara masih putri semua. Semoga ketambahan dari anak KIR yang mlipir. Aku cuma ngomong soal jurnalistik, mading, lomba reporter JIHW, prestasi (untung punya), sama majalah depazter. 

Lalu, hal lain lagi. KACA, rubrik di Surat Kabar Kedaulatan Rakyat, buat lomba cerpen di Jogja Japan Week yang besok diadain di GSP. Aku jadi panitia di sini. Jadi sekretaris :3 Sempet disuruh buat jadi peserta aja karena ini event nasional, cuma karena aku ngejar pengalaman aja, sih, jadi aku mikir kalau panitia bakal dapet banyak pengalaman. Kan, aku juga seringnya nggak menang kalau ikut lomba cerpen, jadi aku mau coba merubah-sudut-pandang buat tau yang dipengenin juri itu yang kayak gimana.

Eng.. Sudah, kayaknya.

Oh, iya, aku dulu pernah cerita soal aku, Alya, dan Maskun, yang ikut lomba Blog-Artikel dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Dinas Kesehatan, kan? Alhamdulillah, juara dua waktu itu. Lalu, alhamdulillah lagi, kita bertiga diundang sama Dinas Kesehatan lagi, buat ikut siaran di AdiTV, besok Kamis. Jam setengah dua belas. 

Wah, kalau Olimpiade Indonesia Cerdas sudah memperbolehkanku "mejeng", sekarang Dinas Kesehatan ngasih aku kesempatan buat bener-bener siaran di TV. Belum pernah soalnya, wkwk. Kalau KACA di Kedaulatan Rakyat, juga sudah ngasih pengalaman buat siaran dua kali, tapi di radio 107.2 FM.

Doain... semoga aku nggak ambruk, ya, lol :')

You Might Also Like

0 comment(s)