PPB 13.0 : Pantomim.. 65 Mime!

Selasa, Juni 30, 2015

Ada peristiwa yang seharusnya-tak-kulupakan di kehidupan SMA tahun pertamaku yang aku lupakan; pantomim
Aku baru sadar kalau aku nggak cerita tentang pantomim di sini. Aku cuma cerita betapa lelah dan bagaimana perjuangan mengikuti latihan pantomim yang rasanya nggak ada habis-habisnya. Aku nggak cerita tentang gimana rasanya kebahagiaan begitu pentas pantomim "65 Mime" sukses di TBY, gimana rasanya terharu waktu tau kalau cerita pantomim "65 Mime" yang paling dapet apresiasi.

 proudly present; 65 MIME! 

Kayaknya dulu aku kepikiran buat nulis postingan tentang ini, tapi oke, waktu itu ada tragedi yang menyerangku, iya. Dan lagi, waktu itu aku nggak punya satu foto pun buat aku tampilin di postingan blog ini. Sekarang, yah, aku cuma modal printscreen dari video pantomim yang dikasih Sherin, sih. Tapi seenggaknya ini bisa menjadi pendukung cerita.

Mulai! Sesuai namanya, "65 Mime" ini adalah pantomim yang berisikan anak-anak dari SMP Negeri 5 Yogyakarta dan SMA Negeri 6 Yogyakarta! Bangga? Bangga banget :')

 ini waktu adegan agak-awal pantomim di kelas..

Intinya, walaupun latihan pantomim itu sampai titik darah penghabisan, tapi waktu pentas, bener-bener rasanya ringan dan pas pentas selesai itu rasanya pengen mengulang semua lagi. Puas banget.

Singa, sang maskot dalam pentas pantomim ini ;w;

Ceritanya gampang dimengerti kok. Tentang suatu kelas yang melakukan outbond ke kebun binatang. Tapi anak-anaknya itu nakal-nakal ceritanya, mereka nendang-nendang kelinci, lalu ngasih makan hewan, dan lain sebagainya. Lalu waktu mereka foto-foto di depan kandang singa, ada suatu kecelakaan yang mengakibatkan pintu kandang jebol dan singanya muncul keluar OAO

Keributan terjadi di seluruh kota. Singanya mengamuk di pasar, di jalanan, di kelas, bahkan makin parah ketika di laboratorium, ada seorang profesor yang menjadikan tiga kelinci sebagai bahan percobaannya. Eh, nggak disangka, tiga kelincinya jadi ganas dan malah memihak singa xD

sang pasangan dalam pentas ini, ibu-ibu pelanggan di pasar dan pawang singa.
(aku baru kepikiran kalau mereka itu CRACK banget)

Sengaja aku ngescreenshot bagian itu. Aku suka sifat koplaknya mereka XD Itu adegan ketika si pawang singa, yang laki-laki, dengan nekatnya mengeluarkan jantung dari dalem badannya-__- Ceritanya, sih, mau gombal-tapi-nyata "Ini kuberikan seluruh hidupku padamu" tapi beneran dia lakuin dengan cara memberikan jantungnya kepada si ibu-ibu pelanggan pasar itu-__- Koplak banget parah:)) 


"Perwakilan" dari murid-murid sekelas yang mengakibatkan masalah, dua anak ini ikut bekerjasama dengan si pawang singa untuk melawan singa. Tapi, yah, maklum karena mereka masih anak sekolahan yang cuma gede badan doang, kalah deh. Untungnya, sih, dengan bantuan obat-obatan dari profesor yang ngubah kelinci jadi memihak kepada kejahatan, mereka berdua masih berjasa karena bisa ngalahin kelinci-kelinci yang jadi pengikutnya si singa.

  

Nih, si pawang singa akhirnya bisa menusukkan pedang ke dalam tubuh si singa. Habis itu ceritanya selesai deh XD 

 

Foto seluruh pemain dan berada di balik layar juga. Terimakasih atas segala waktu dan kesempatannya! Ini pentas pantomim pertamaku, dan aku nggak pernah lupa ini :") Tetep semangat, selalu lestarikan pantomim di Yogyakarta! Selalu tetap percaya diri, yakin dong kalau kita punya pengalaman yang membuat dalam diri kita mulai timbul bakat menjadi pantomim(?)


Lalu.... itu foto penutup :") Aku sama Mangga lagi saling membersihkan make-up satu sama lain :")

Sincerely,
Rasya Swarnasta

#PakPolisiBlog

You Might Also Like

0 comment(s)