Nakaomi ke Jakarta!

Jumat, April 10, 2015

Maafin aku akhirnya baru bisa sekarang;w; jadi, gimana ceritanya Nakaomi bisa mewakili angkatan Namche 017 buat ke Jakarta dan jadi suporter Olimpiade Indonesia Cerdas season 2? Yang mewakili cuma Nakaomi loh. Cuma tiga orang. Cuma aku, cuma Mangga, sama cuma Lisa. Gimana ceritanya tiga orang penuh dosa(?) bisa dikirim oleh sekolah buat menjadi perwakilan angkatan ke JAKARTA?

Antara kesempatan untuk mempermalukan diri sendiri, mungkin juga. Antara beruntung dan tidak beruntung, bisa jadi. Tapi kesimpulannya, meskipun kami bertiga hanyalah bagaikan setitik noktah di tengah semesta(?), tapi kami sepertinya mempunyai suatu kebaikan kecil(?) yang membawa kami bertiga ke suatu hal bagaikan permata bernama keberuntungan.

Yap. Kami bertiga, yang bisa mendapat kesempatan untuk mewakili angkatan yang jumlahnya sekitaran dua ratus lima puluh murid, itu hanyalah dengan modal keberuntungan belaka. Dan dengan bangga, saya sebagai salah satu dari tiga orang tersebut bermaksud untuk menceritakan kronologis kejadiannya.

Bagaimana ceritanya?

Sabtu, 21 Februari 2015. Ketika semua siswa kelas sepuluh yang berkepribadian dan berakhlak baik sedang melakukan pramuka. Sementara kami bertiga, HAHAHA, enggak ikut. lol. Lisa, dengan nekat dan gagah beraninya langsung berinisiatif untuk pulang. Tapi aku dan Mangga, yang setengah takut dosa setengah pengen bolos, dilema mau bolos pramuka beneran apa enggak._.

Yah, akhirnya malaikat singgah di hati kami dan menyuruh kami untuk pramuka, walaupun udah telat. Gimanapun, aku itu wakil dan Mangga itu ketuanya. (aku ngetik ini berasa bayangin reaksi pembaca yang "PLIS kalian berdua itu wakil dan ketua tapi bahkan kepikiran buat bolos pramuka?!" TvT oh btw, Lisa itu bendahara. /samaparahnya) 

Pramuka itu diadakan di aula. Dan kami melihat Pak Eko, Waka Kesiswaan, sedang berusaha untuk mengintip kejadian yang sedang terjadi di aula. Karena Pak Eko itu pembimbing aku dan Mangga (dan Lisa juga) di jurnalistik, jadi kita berdua langsung sok kenal dan sok ramah deket dan nyalamin beliau. Tapi, apa yang selanjutnya terjadi?

"Bisa minta tolong cari perwakilan angkatan untuk mendampingi suporter OIC?"
"......"

(Aku noleh ke Mangga sambil bisik-bisik, "OIC itu apa?"
Dan sama Mangga langsung dibales, "Olimpiade Indonesia Cerdas. Yang di TV itu lho.")

"Suporterannya di Jakarta."

(Di momen ini, aku dan Mangga bareng-bareng noleh ke Pak Eko dengan efek slowmotion.)

"............ya Pak?"
"Suporterannya di Jakarta."
"............YA PAK?"

(Somehow, Pak Eko tau apa yang ngebuat kita syok.)

"Jakarta."
"....Jakarta Pak?"
"Jakarta."
"JAKARTA PAK? JAKARTA YANG ITU PAK?"

Entah gimana percakapannya aku udah lupa, itu udah Februari yang lalu. Tapi yang jelas, Pak Eko berhasil dengan sangat sukses menyita perhatian aku dan Mangga dengan satu kata itu; JAKARTA. Dan entah kenapa itu juga bisa berhasil dengan sangat sukses membuat aku dan Mangga bener-bener kelihatan kayak anak kecil yang gampang dibujuk banget, lol.

Lalu.... MANA MUNGKIN KITA MAU NGASIH TAU ANGKATAN HAHAHA. Emangnya ada yang mau nerima emas yang ditawarin lalu dikasih secara cuma-cuma ke orang? *inijahat* Karena disuruh nyari tiga orang, dengan sangat sangat sangat cekatan, kami langsung dapat: aku, Mangga, Lisa. Then, mission complete. Tebak berangkatnya kapan? Berangkatnya Senin. Kejadian itu hari apa? Hari Sabtu.

Cuma beberapa yang tau ini, dan Senin malem kita bener-bener berangkat. With evil laugh nggak berhenti-berhenti kalo kepikiran itu, dan bahkan aku ngetik ini sambil senyum-senyum jahat. Bawa baju dan tas seadanya. Ngomong-ngomong, jujur aja, dengan kejadian yang terlalu cepat ini, bahkan sampai berangkat pun, kita bertiga masih NGGAK PERCAYA kalo kita bener-bener satu-satunya anak kelas 10 yang ke Jakarta :")

Sampe di Jakarta, kita bertiga leyeh-leyeh di ruangan yang difasilitasi sama pihaknya gitu. Ranjangnya ranjang susun broh:") Tapi dengan polosnya kita bertiga tidur siang dalam satu kasur yang di bawah lol. Itu kan udah hari Selasa. Kita juga nulis di diari{} Nah lalu malemnya sekitar jam tujuhan gitu, kita udah sampe ruang syutingnya dan ACTION.

Kita di sana senenggggg banget. Lebih banyak senengnya deh :") Walaupun nggak lolos ke babak selanjutnya sih :") Habis itu foto-foto juga mueheheee. Tau nggak? Waktu itu ditayangin, aku, Lisa, sama Mangga kan nonton di rumahnya Mangga *segitunya* dan ada suatu momen di mana kita disyuting BERTIGA XD Dan bener-bener pas KITA BERTIGA DIKEMAS DALAM SATU LAYAR TV(?) itu kita..... jejeritan X"D Malunya nggak tertolong:"""D

Btw, perasaan waktu awal-awal itu aku pake bahasa yang agak formal, kenapa sampe sini udah mulai ngalay lagi ya?-_- Oke deh, mungkin cukup gitu aja. Oh, sama di akhir-akhir, SMA 6 diajak foto sama SMA 61 Jakarta buat silaturahmi gitu deh~ kenalan-kenalan gitu yaampun seru banget{} Akhirnya kita pulang, baru sampe itu waktu hari Rabu dan jam pelajaran kosong jadinya kita langsung nyelonong masuk ke kelas sambil bawa-bawa koper dan bantal... :"D

Oke wehehe udah yhaaa xD Ini bukti foto Nakaomi ke Jakarta XD

aku - Mangga - Lisa :3

SIAPA ITU NAKAOMI?

Oh, mungkin kalian mikir satu hal begitu baca judulnya: Nakaomi itu siapa? xD Aku baru sadar aku lupa jelasin ke kalian semua.w. Nakaomi itu singkatan. Sama kayak ralafadi, sama gentoll. Gak ada blognya sih, tapi seperti biasa; itu singkatan nama-nama kami:"D Urutannya Lisa-aku-ShellyakaMangga. Aku tau kalian pasti tanya-tanya "darimananya Lisa-Rasya-Shelly bisa jadi Nakaomi?" tapi yah... semua bisa terjadi kawan:") /apa

ini kita foto pas senin malem sebelum berangkat ke Jakarta. di bagasi bis orz

You Might Also Like

0 comment(s)